(selalu) terulang (lagi)

seperti halnya keriuhan awal ramadhan, selalu saja aku jengkel setengah mati ketika Ramadhan tiba. Belakangan keriuhan di awal Ramadhan sudah menyiksaku. Dulu, aku masih bisa menemukan tempat untuk bersunyi dan menyapa Ramadhan dalam suasana yang sangat privat. Tapi sekarang, Ramadhan sudah seperti sebuah bola sepak di lapangan sebuah peradaban teknologi, komunikasi, religius, atau oplosan dari silang sengkarut peradaban yang tak tentu arahnya. “ah, terlalu berlebihan. mendramatisir !!,” demikian kata seorang teman ngopi dari jauh. tapi justru itulah yang membuatku jengkel. kekalahanku begitu sempurna. aku seorang pemimpi barangkali, yang enggan bangun dari tidur, karena tahu pasti bahwa realitas begitu membuatku terasing, dari diriku sendiri. ya, aku seorang pecundang. yang derap dan laju langkahku tak mampu mengimbangi realitas. aku hanya punya kecepatan, sementara fenomena peradaban saat ini melangkahi otak manusia dengan percepatan.

mungkin memang katuranggan seorang pecundang untuk terus menerus menyebut kata “dulu”. Ramadhan, yang sekian puluh tahun lalu bisa kudekap dan kusayang-sayang, seolah dengan kasarnya direnggut oleh sms, broadcast, media sosial, iklan, baliho, spanduk, televisi, sidang itsbat, ru’yah dan hisab. ah, akupun kesepian. Ramadhan seperti manekin mewah di etalase gemerlap.

mungkin itulah nasib seorang pecundang. dan aku jengkel setengah mati.

maka tak punya aku pilihan lain selain kembali bermimpi menemui Ramadhan sebagai seorang Resi yang mengajariku tentang kesunyian, kejujuran, kemesraan dalam satu bahasa, diam.

tapi yang paling menjengkelkan dari semua itu adalah bahwa Ramadhan selalu saja menelanjangi aku-ku yang sejati. tak cukup disitu saja, ia dengan jelasnya menunjukkan bahwa aku tak (pernah) memiliki kepantasan untuk dikunjungi Ramadhan.

Posted from WordPress for Android

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s