air mata lahar


ketika aku titipkan bait sajak para pengangguran
pengangguran … yang termangu meraba nasib
kuselipkan diantara desau angin
maka angin pun …
menjelma puting beliung

ketika aku titipkan baris puisi para petani
petani … yang menjadi budak di sawahnya sendiri
kuselipkan diantara gemericik air
maka air pun …
menjelma tsunami

dan saat aku bisikkan isak tangis para buruh
buruh … yang nafsunya bergemuruh
kubisikkan ke telinga bumi
maka bumi pun …
mengguncang menjelma gempa

maka berlarilah aku membawa tangisan
yang tak kutahu ia datang dari mana
kubasahi itu pangkuan gunung dengan air mata
dan gunung hanya terdiam …

air mata itu diserapnya hingga mengering

dan duh Gusti ………………………

gunung memuntahkan air mata itu …
air mata itu merah kuning warnanya …
air mata itu menjelma menjadi lahar !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s