‘idul fitri

jika idul fitri kita jelang dan ramadhan kita lepaskan …

kemanakah itu larinya sregep ibadah ?
kemanakah itu perginya air mata dan sesenggukan ?
kemanakah itu kaburnya kesediaan menahan lapar dan haus ?

jika idul fitri menjelang dan ramadhan terlepas …

ke ujung mana debur tadarus tergerus ?
di sudut manakah kesabaran ngumpet ?
di koordinat yang mana kemampuan menahan diri berada ?

lalu bagian yang manakah
dari keseharian sejarah kita
yang pantas untuk kita merasa fitri ?

lalu onderdil batin sebelah mana
dari mesin ruhani kita
yang pantas untuk kita menyandang minal ‘aidin wal faizin ?

sudahkah kita fitri … jika frekuensi hubungan kita tak menemukan Allah ?
sudahkah kita fitri … jika tadarus akan hidup masih tersandung-sandung ?
sudahkah kita fitri … jika kesementaraan belum kita khatamkan ?
sudahkah kita fitri … jika belum liLlah seluruh keakuan, kekitaan kita ?
sudahkah kita fitri … jika belum mudik raji’un kita ke inna ilayhi ?

lalu izinkan ya rabb al ‘alam …
kupinjam mantra suci kekasihMu Muhammad
jadikanlah bagiku setiap bulan itu ramadhan
setiap jengkal waktuku ramadhan
setiap desah nafasku ramadhan
setiap kreteg tersunyi diamku adalah ramadhan
ramadhan kupanggul menuju cakrawala keabadian

biar kujumpai itu fitri setiap saat

(sumenep, 01 syawwal 1429 h)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s